Semua kesaksian ini datang dari teman-teman, dari
majalah, dan dari kami sendiri. Kami percaya bahwa setiap kesaksian yang ada disini
mempunyai kuasa dan dapat merubah hidup saudara-saudara sekalian. Baik itu memberi
kekuatan, penghiburan, ataupun teguran. Kami rindu sekali melihat kemuliaan Allah
dinyatakan dimana-mana, dan kesaksian-kesaksian ini adalah salah satu bentuk dari
kemuliaan Allah. Begitu banyak hidup orang diubahkan ketika mereka mendengar kesaksian,
dan karena kesaksian itu mereka juga berani bersaksi.
Berdoalah sebelum membaca kesaksian-kesaksian ini, supaya apa yang saudara baca bisa
menjadi rema di hati dan dapat menjadi berkat. Mintalah tuntunan Roh Kudus dan
pengurapanNya agar anda lebih lagi mengerti dan pesan Tuhan dapat disampaikan.
Bagi saudara yang rindu untuk membagikan kesaksian, dapat mengirimkan ke kami. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat di bagian contact.
Kesaksian: |
|
2 Jam Di Alam Maut - oleh Aina
Kedua mertua dan ipar-ipar saya tinggal di Sydney, Australia. Papa mertua saya mempunyai
kebiasaan membersihkan taman belakang tiap seminggu sekali. Beliau menyiangi rumput dengan
menggunakan pisau yang berputar seperti cakram (saya lupa nama alat tersebut). Jadi cuma
pegang sticknya, pisaunya otomatis membabat rumput itu sendiri. Pada hari naas tersebut,
tiba-tiba ada batu yang menonjol sehingga pisau tersebut kena batu dan patah berbalik ke
arah Papa dan memotong paha kanannya cukup dalam. Sebelum jatuh pingsan ia sempat
berteriak panggil mama mertua (waktu itu lunch time dan di rumah nggak ada siapa-siapa).
- Pembelot Dewi Kwan Im - oleh Bapak Eddy
Silat! Ya, sifat dan karakter hidupku dibentuk oleh buku-buku silat Cina yang baca. Begitu
banyak. Buku-buku silat Tiongkok seperti Chi Yung atau Kho Ping Ho itu mengandung ilmu
yang sangat tinggi. Begitu asyiknya saya membaca, sehingga menjiwai saya bahkan menguasai
roh saya. Pendeknya buku silat itu seperti belahan jiwa saya. Kalau dapat saya katakan,
buku-buku yang saya baca seperti memiliki roh. Betapa tidak, tiap kali membaca, roh saya
seperti tenggelam dalam cerita buku silat itu.
- Ketika Pintu Rumah Kami Diketuk - dari Bulletin
Sore itu ada yang mengetuk pintu rumah kami. Ternyata, ibu S salah seorang tetangga.Dia
datang dengan wajah pucat.Saya dan suami ke luar dan menanyakan apa yang terjadi.
"Pembantu rumah tangga kami sakit" katanya. "Penyakitnya aneh!"
sambungnya. Kami segera menuju rumah ibu S dan mendapatkan pembantu rumah tangganya,
sedang dipegangi oleh dua orang rekannya di atas lantai. Pembantu rumah tangga ibu S yang
sedang sakit itu mencoba memberontak melepaskan diri.
- Sebuah Kesaksian - Kebaikan Tuhan - oleh Sandy Suharyono
Saya pernah menganggap diri Saya adalah orang yang paling menyedihkan di dunia, kalau
melihat jalan hidup saya sendiri. Semenjak kecil, saya mengikuti orang tua saya, sudah
beberapa kali saya mengalami kejatuhan demi kejatuhan, kebangkrutan demi kebangkrutan.
Bisa saya hitung dengan tangan saat ini sudah tiga kali kami mengalami kejatuhan tersebut.
- Kesaksian Ibu Penjual Tempe - dari Vision
Seorang ibu setengah baya tersebut sehari-harinya adalah penjual tempe di desanya. Tempe
yang dijualnya merupakan tempe yang dibuatnya sendiri. Pada suatu hari, seperti biasanya
ia pergi ke pasar untuk menjual tempenya, ternyata pagi itu tempe yang terbuat dari kacang
kedele itu masih belum jadi alias masih setengah jadi.
- Yesusku, Tabib Yang Baik - dari Vision
Pada awal tahun 1999, saya telah menyaksikan di kebaktian kaum wanita bahwa anak saya
mengalami kecelakaan tetapi selamat berkat pertolongan Tuhan dan saya tidak merasa takut
waktu mendengar kabar dari rumah sakit. Saya hanya berdoa mengucap syukur berterima kasih
kepada Tuhan sebab saya sangat yakin Tuhan ada bersama anak saya. Tuhan pasti sudah
menolong dia, karena satu minggu sebelum anak saya kecelakaan, Tuhan sudah menyatakan
kemuliaanNya yang indah.
- Kelepasan Yang Melepaskan - dari Vision
Aku terlahir 28 tahun yanglalu di tengah-tengah keluarga yang memang belum mengenal
Kristus. Keluargaku adalah penganut aliran nenek moyang, bahkan setelah aku SMP orang
tuaku mengajak kami semua memeluk sebuah kepercayaan yang dimiliki oleh orang Jepang.
Kepercayaan itu memiliki sebutan 'Go Hon Son'. Baru aku sadari bahwa ternyata perjalanan
hidupku sungguh hancur selama ini.
- Allah Hidupkan Kembali Anak Saya - oleh Bapak Ananto
Saya perkenalkan diri, nama saya Ananto Subagyo (26 Desember 1956) dengan seorang istri
yang bernama Maria Indrawati (18 Oktober 1967) dan saya dikaruniai tiga orang anak, yang
pertama adalah Vina Anastasia (10 November 1986), yang kedua adalah Cherry (27 Oktober
1988) dan yang ketiga adalah Pamelia Nathania (30 September 1990) dengan seorang ibu yang
baik yang selalu mendampingi saya adalah Ibu Ttrisna Handayani (10 Februari 1931).
- Kesaksian Rudy Hartono - dikirim oleh Stanley Marcellius
Rudy Hartono, mantan juara All England 8 kali, memang telah dipilih UNDP (United Nations
Development Programmes) sebagai Goodwill Ambassador untuk Indonesia. Tugasnya adalah ikut
membantu memberantas kemiskinan, yaitu dengan memberikan pelatihan bulutangkis kepada
anak-anak dari keluarga miskin.
- Tidak Ada Waktu Lagi - dikirim oleh Stanley Marcellius
Gereja tempat saya berbakti sekarang ini berkembang pesat sekali. Bulan lalu ada banyak
Pos P.I dibuka, semuanya penuh, sekitar 100 - 150 orang menghadiri kebaktian perdana.
Untuk itu juga dibutuhkan banyak pengerja baru: pemberita firman, pemimpin pujian &
penyembahan, pemuji, pemusik, diaken, guru sekolah minggu, pendoa syafaat dll.
- Sembuh Dari Kanker Ganas - oleh Theo Sulaiman Harun
Kester Andarias Sulaiman adalah putra bungsu Theo Sulaiman Harun, Finance
Manager PT. Menara Garmentama dan Susyana Tjahjana, mengidap kanker kelenjar getah bening
atau leukimia akut. Penyakit itu menyerang jaringan lunak seluruh tubuh Kester. Hanya
dalam waktu 2 minggu kanker tersebut sudah menyebar dan berada pada stadium lanjutan.
Masa2 penantian bak masuk lembah bayang2 maut. Secara medis, Kester tidak dapat sembuh.
Namun, justru dalam kelemahan manusia, kuasa Tuhan dinyatakan. Berikut kesaksian mereka
kepada majalah sahabat untuk para pembaca.
- Direbut Dari Cengkeraman Iblis - Mukendi
Saya baru membaca buku 'Direbut Dari Cengkeraman Iblis' kurang lebih 2 minggu yang lalu.
Sejak saya membaca buku itu, mata rohani saya benar-benar terbuka. Buku tersebut bercerita
tentang kesaksian hidup Mukendi yang sejak kecil sudah bermain dan bergaul erat dengan
kuasa kegelapan. Begitu banyak trik-trik dan tipu daya iblis diceritakan dan melalui buku
tersebut saya benar-benar mengerti cara kerja iblis.
- Tuhan Saya Adalah Tuhan Yang Hidup - oleh Kees Cornelis
Kesaksian saya,
Saya ingin bersaksi di tahun 1998 bulan Oktober saya terima Jesus adalah Tuhan yg hidup.
Saya adalah dari keluarga Islam di Indonesia, tapi saya lama tinggal di luar indonesia,
saya pernah di Japan, Amerika, Australia, dan sekarang saya tinggal di negeri Belanda
sudah 6 tahun.
|
|